Menjaga Orang Tersayang Dengan Asuransi Kesehatan

21 komentar


Asuransi kesehatan belakangan semakin dilirik oleh millenial. Hal ini dikarenakan besarnya kesadaran akan resiko terburuk yang mungkin saja terjadi, baik pada personal maupun anggota keluarga yang lain.

Jika kita mengacu pada data BPS tahun 2018 silam, akan kita temukan fakta bahwa dalam 1000 penduduk ada penduduk yang telah memiliki asuransi kesehatan. Dengan demikian, maka ada 208 juta penduduk telah terdaftar dalam asuransi kesehatan dari jumlah total 262 penduduk Indonesia.

Sebelum membahas lebih jauh tentang asuransi ini, ada baiknya kita ketahui dulu, apa yang dimaksud dengan asuransi kesehatan?

Bisa diartikan, jika asuransi kesehatan adalah sebuah produk asuransi yang akan memberi jaminan pada penggunanya berupa biaya perawatan (jalan ataupun inap), baik dikarenakan sakit atau mungkin kecelakaan.
asuransi keluarga

Terkait asuransi kesehatan ini, teman-teman bisa menggunakan layanan dari pemerintah melalui BPJS. Namun, layanan ini memiliki keterbatasan pada pembiayaan perawatan. Jika ingin mendapatkan layanan yang lebih maksimal, silakan gunakan asuransi kesehatan dari pihak swasta yang biasanya fasilitasnya lebih lengkap.

Asuransi Keluarga, Satu Untuk Semua

Berbagai kondisi tidak bisa kita kendalikan, salah satunya adalah kesehatan. Untuk antisipasi hal ini, teman-teman bisa menggunakan asuransi keluarga.

Namun, karena asuransi ini menanggung beberapa orang (umumnya menanggung hingga 5 orang), tentu biaya preminya pun akan lebih besar dibandingkan dengan biaya personal.

Terkait pembayarannya sendiri, biasanya hanya dilakukan pada sekali transaksi. Itu berarti teman-teman tidak perlu membayar untuk berbagai produk asuransi bagi semua anggota keluarga.

Produk asuransi ini, memang selain melindungi diri juga akan melindungi anggota keluarga yang lain. Asuransi untuk keluarga ini, biasanya juga meliputi asuransi jiwa, asuransi pendidikan dan asuransi kesehatan.

Benar, ketiganya adalah jaminan yang cukup penting bagi kesejahteraan setiap orang.

Dilema Biaya Kesehatan dan Kesejahteraan Orang Terdekat

Tentu kita semua tahu, jika semua harga mengalami kenaikan. Tidak hanya bahan bakar atau listrik, tapi termasuk juga biaya kesehatan. Hingga kemudian, muncullah ungkapan “sehat itu mahal”.

Sebab jika ditarik ke belakang, hal ini memang benar adanya. Yakni bahwa tarif biaya kesehatan memang lebih mahal dibandingkan dari upah atau gaji pekerjaan secara umum.

Menurut beberapa ahli, biaya kesehatan memang akan selalu mengalami kenaikan setiap tahunnya.

Budi Hidayat, salah seorang Pakar Ekonomi dan Asuransi Kesehatan mengatakan, jika sampai saat ini masih banyak masyarakat yang memberikan alokasi khusus untuk anggaran kesehatan.

Mengusahakan hidup sehat, tentu sudah dilakukan hampir semua penduduk Bumi. Namun, apakah semua mendapatkan pelayanan kesehatan yang sama? Nyatanya tidak. Benar?

Tentu kita setuju, jika masalah-masalah dalam kesehatan bisa datang kapan saja dan tidak bisa diprediksi. Bahkan seringkali justru mengganggu kondisi finansial keluarga.

Pada tahun 2018, tercatat sebesar 1,7 persen penduduk Indonesia yang memiliki asuransi untuk keluarga. Angka ini memang terbilang kecil, karena ini juga berkaitan dengan literasi informasi kesehatan dan perlindungan diri.

asuransi keluarga



Manfaat Menggunakan Asuransi Kesehatan

● Mengecilkan Resiko Kemungkinan

Dengan memiliki produk asuransi kesehatan, paling tidak kita sudah meminimalkan resiko yang mungkin terjadi ketika sakit.

Resiko yang dimaksud di sini adalah besarnya biaya yang harus dibayarkan. Ketika kita tiba-tiba harus berobat, tentu akan mengganggu kondisi finansial. Terlebih jika biaya yang dikeluarkan terbilang besar.

● Memberikan Ketenangan

Bukan berarti kita merasa tenang ketika sakit. Paling tidak, kita memiliki biaya kesehatan jika suatu saat dibutuhkan tanpa merepotkan banyak orang.

Ketenangan yang kita dapatkan, adalah berkaitan dengan psikologis. Bukankah kita sering melihat orang yang sakit, tapi juga harus mencari biaya pengobatan?

Tentu saja hal seperti ini bisa mengakibatkan stress, bukan?

● Membantu Laju Finansial

Ketika menggunakan produk asuransi, berarti teman-teman sudah sadar jika setiap bulan harus mengeluarkan uang dengan jumlah tertentu.

Dengan mengetahui besaran tersebut, teman-teman juga akan mulai terbiasa mengatur kondisi keuangan bulanan. Sebab jika tidak, tentu kita memiliki kondisi keuangan yang buruk dan akan mengganggu anggaran biaya kesehatan.

● Tidak Merepotkan Keluarga

Seperti yang disebutkan pada penjelasan di atas. Bahwa ketika menggunakan produk asuransi kesehatan, kita juga meringankan beban keluarga.

Sebab kita akan berobat menggunakan biaya asuransi dan tidak mengganggu keuangan keluarga, kan? Jika teman-teman adalah kepala keluarga, cobalah untuk mempertimbangakan menggunakan asuransi jiwa.

● Layanan Kesehatan Lebih Baik

Tentu teman-teman akan setuju, jika menggunakan asuransi kesehatan (khususnya swasta) maka kita akan mendapatkan layanan kesehatan yang lebih baik.

Hal ini karena biasanya, pengguna asuransi kesehatan akan mendapatkan kemudahan dalam akses pengobatan, baik obat, dokter spesialis, biaya perawatan harian bahkan penggantian biaya perjalanan ke rumah sakit.

● Salah Satu Investasi Masa Depan

Beberapa perusahaan, juga akan mengembalikan premi atau dana sebesar 100% jika jangka waktu plos telah habis.

Ketika kita membayar biaya premi bulanan, dengan demikian bukankah teman-teman juga sudah menyisihkan dana tabungan untuk masa depan?

● Sebagai Dana Darurat

Manfaat asuransi kesehatan yang selanjutnya adalah mengamankan dana darurat. Ketika memiliki asuransi kesehatan, maka secara tidak langsung kita juga sudah mengalokasikan biaya untuk dana darurat.

Tips Memilih Produk Asuransi Kesehatan Untuk Keluarga

Setelah memahami kondisi yang serba tidak pasti, termasuk kondisi kesehatan, tentu semua akan setuju jika memiliki jaminan kesehatan adalah upaya memiliki hidup sejahtera

Berikut ini ada beberapa tips yang bisa dilakukan sebelum memilih produk asuransi, khususnya asuransi kesehatan untuk keluarga.

● Pilih Sesuai Kebutuhan Keluarga

Hal pertama yang bisa kita lakukan, adalah dengan mempelajari terlebih dahulu layanan asuransi yang mungkin akan kita gunakan.

Dengan menggunakan layanan yang sesuai dengan kebutuhan, maka kita juga akan mendapatkan value yang lebih maksimal.

● Bandingkan Beberapa Produk Asuransi

Sebelum memutuskan, tidak ada salahnya membandingkan beberapa produk asuransi. Sebab dengan demikian, kita akan memiliki banyak pilihan dan mengetahui kelebihan dan kekurangan setiap produk asuransi.

● Cari Tahu Kredibilitas Perusahaan

Tips selanjutnya adalah memilih perusahaan yang memiliki kredibilitas dan rekam jejak yang baik.
Hal ini adalah antisipasi kemungkinan terburuk, seperti perusahaan yang tidak mampu membayar klaim hingga gulung tikar.

● Pertimbangkan Jangkauan Fasilitas Kesehatan

Selain memilih produk asuransi yang memiliki banyak keunggulan dalam layanan kesehatan, tapi mempertimbangka jangkauan rumah sakit juga hal penting.

Karena dengan demikian, kita juga memiliki kesempatan yang semakin besar untuk mendapatkan perawatan yang lebih baik.

● Memiliki Proses Klaim yang Mudah

Perlu digarisbawahi, bahwa tidak semua perusahaan memiliki proses klaim yang mudah. Salah satu indikasi asuransi kesehatan yang sehat adalah mudahnya melakukan klaim pelanggan.

Biaya kesehatan yang selalu naik setiap tahun dan bayang-bayang kesejahteraan anggota keluarga adalah momok besar dalam setiap rumah tangga.

Sebab tidak hanya berdampak secara personal, tapi juga bisa berimbas pada semua anggota keluarga. Maka sangatlah bijak, jika kita mencoba mempertimbangkan penggunaan asuransi ini.

Asuransi untuk keluarga, khususnya asuransi kesehatan adalah salah satu upaya terbaik untuk memberikan jaminan hidup layak di masa depan.
Nimas Achsani
Parenting, pernikahan, finansial dan gaya hidup

Related Posts

21 komentar

  1. Betul banget, Mbak. Kondisi kesehatan seseorang sangat tidak bisa diprediksi. Aku sudah mengalaminya. Suami yang sehat walafiat, tetiba mengalami stroke dan serangan jantung. Alhamdulillah, ada asuransi kesehatan yang bener-bener membantu kondisi kami saat itu.

    BalasHapus
  2. Aku masih maju mundur mau ikut asuransi kesehatan nggak ya, kayaknya perlu ya karena b*js nggak bisa cover banyak juga

    BalasHapus
  3. Aku baru tau asuransi kesehatan bisa berperan jadi investasi juga. Selama ini sih standar pakenya bpjs, udah trmasuk asuransi kesehatan kan mba? 😁

    BalasHapus
  4. Aku masih pakenya asuransi yang dari negara sih, Kak. Pingin pake asuransi swasta. Tapi bingung kudu pilih yang mana. Sekarang mah udah paham kudu pilih yang gimana. Kakak memberikan tips yang keren.

    BalasHapus
  5. sukses dan sehat selalu ya kak :D

    BalasHapus
  6. Asuransi kesehatanku hanya bpjs. Moga-moga selalu dilimpahkan kesehatan untuk kita semua yaaa...

    BalasHapus
  7. Saat ini asuransi sudah menjadi kebutuhan yang penting untuk keluarga. Perlu teliti untuk memilih jenis asuransi mana yang akan kita gunakan untuk melindungi keluarga.

    BalasHapus
  8. Proses klaim yang mudah. Wah iya nih sebab asuransi kan seringny kepakai pas darurat apalagi untuk kesehatan ya..

    Kesehatan menjadi investasi berharga ya mbak, akupun sekrg mulai mikir selain membangun ola hidup sehat apakah asuransi kesehatan ini perlu dipertimbangkan ya

    BalasHapus
  9. Aku jg baru banget punya asuransi setelah cari tahu sana sini ada kali 2 minggu kayak gitu heheh, alhamdulillah akhirnya tercerahkan

    BalasHapus
  10. Saya pernah baca, bahwa Indonesia itu masih banyak yang menyepelekan asuransi. Yang sebenarnya sangat penting juga, saya pernah merasakan ya, memiliki asuransi pendidikan utk anak dan sangat membantu ketika anak masuk sekolah di masanya

    BalasHapus
  11. Asuransi hal yg aku kuatirin adalah klaimnya dan kesanggupan tidaknya saat membayar. Krn aku hany freelance yg dapat cuan dari job receh. Tapi disini ku membuka mata. Kalau nggak diusahakan gak akab terealisasikan ya

    BalasHapus
  12. Boleh nambahin? Asuransi non-Bpjs ada masa istirahat angsuran juga

    BalasHapus
  13. Alhamdulillah, dengan asuransi membantu banget, kaya kemarin istri lahiran dan harus operasi sesar. Biaya akhirnya tercover dengan asuransi ini

    BalasHapus
  14. Ada asuransi kesehatan yang tahun ini masuk usia ke-10. Terus mau udahan deh, kayaknya. Nggak sanggup sama cicilannya. Mungkin harus turunin preminya ato pake BPJS aja.

    BalasHapus
  15. Semoga kita selalu di dalam lindungan Allah dari segala musibah dan bala penyakit ya, Mbak.

    BalasHapus
  16. Asuransi memang diperlukan untuk jaminan masa tua. Bahagia di usia senja merupakan keinginan banyak orang. Dengan asuransi, keinginan bisa terwujud...

    BalasHapus
  17. Aku merasakan manfaat asuransi kesehatan (hanya yg wajib untuk warga Indonesia) sejak bapak sakit sih, jd ada yg ngover pengobatannya hingga meninggal. Tapi semoga aja ke depannya kita semua sehat, dalam lindungan Allah dan diberikan rezki melimpah dan halal :)

    BalasHapus
  18. Kalau saya selain memilih prioritas yang dibutuhkan, hal yang paling diwanti-wanti adalah kemudahan proses klaimnya, Tahu sendirilah, ada juga asuransi yang proses klaimnya lama pake bingit, aku belum pernah mengalami sih, teman aja da yang pernah mengalami dulu, semasa saya masih kuliah.
    Btw, makasih tipsnya Kak

    BalasHapus
  19. Bener banget, betapa pentingnya memiliki asuransi terutama asuransi kesehatan. Kalau tidak mempunya anggaran dana darurat, maka opsi asuransi bisa jadi pilihan. Sesuai tips yang diberikan di atas.

    BalasHapus
  20. Memang kerasa bgt sih bedanya pake asuransi kesehatan dgn yg tdk..
    klo bukan fasilitas kantor spertinya jga bakal kelabakan klo pas sakit gitu

    BalasHapus
  21. Aku so far masih pakai asuransi milik negara sih, belum pakai tambahan lainnya. Dulu sempat punya asuransi pendidikan, tapi tak tutup.. wkwk. Sekarang buat asuransi selain asuransi kesehatan ngandelin asuransinya Allah aja nih.

    BalasHapus

Posting Komentar