Oreo 110th Birthday Celebration : Ibu Selalu Menyisipkan Camilan untuk Bekal Kami

7 komentar
Halo, aku adalah anak ibu. Usiaku sekarang 33 bulan. Ini adalah ceritaku, tentang ibu, ayah dan camilan andalan kami. Selamat membaca om dan tante, jangan lupa siapkan cemilannya, ya. Diputar, dijilat, dicelupin dan baca deh :D

Oreo birthday cake flavor

Ibu, yang Sering Berisik di Malam Hari

Sejak aku lahir, ibu memang menghabiskan lebih banyak waktu di rumah bersamaku. Entah hanya disibukkan mengganti popok atau membersihkan tumpahan makanan, ibu tetap memilih tinggal di rumah.

Aku adalah anggota keluarga yang selalu tidur lebih awal. Karena bagi ibu, menidurkanku lebih awal sama dengan mempercepat kesempatannya untuk menyelesaikan urusan rumah tangga dan memenuhi hak pribadinya.

Namun, aku juga adalah anggota keluarga yang sering bangun paling akhir. Tentu saja karena ayah dan ibu ingin memberikanku jam tidur yang maksimal. Jadi, kamar tidurku selalu dibuat nyaman dengan suhu AC yang konstan dan minim bising.

Ketika aku terpaksa bangun lebih pagi, biasanya karena mendengar dentingan panci di dapur. Aku pernah terbangun jam 4 pagi, dan ternyata ibu sedang merebus daging. Aku juga pernah bangun jam 5, dan ibu sedang mencuci sambil memotong sayuran.

Ya. Ibu sudah sibuk sejak aku dan ayah belum bangun. Namun, itu adalah tekad ibu. Beliau ingin menyiapkan makananku dan ayah langsung dari tangannya. Ketika ayah berangkat dengan bekalnya, maka ibu akan sibuk dengan tumpukan cucian piring kotor.

Setelah aku dua kali opname dengan masalah yang sama, karena infeksi saluran pencernaan. Ibu selalu memastikan apa yang kami makan adalah makanan dengan kualitas yang baik. Ya. Tidak perlu mahal.

Dari situlah, aku sering melihat ibu memasak, bahkan kadang kami memasak bersama. Ibu memotong sayuran, aku membuangnya ke tempat sampah. Ibu mengaduk adonan kue, aku menambahkannya dengan sisa makanan.

Mungkin ibu tidak tahu, jika aku adalah penggemar masakannya. Kata ayah, ibu bisa masak apa saja dan akan selalu enak. Aku paling suka ketika ibu membuat kudapan yang manis dan ayah paling suka ketika ibu memasak spaghetti aglio olio.


Wujud Sayang Ibu, Selain Pelukan Juga Bekal untuk Kami

Malam hari, ibu akan memberi tahu ayah tentang apa saja isi bekalnya besok pagi. Misal, salah satu menu yang aku ingat adalah, ayah akan sarapan dengan mashed potato dan telur rebus, makan siang dengan ayam panggang, wortel dan kentang rebus, untuk snack ibu akan membawakan kudapan manis, seperti Oreo.

Hal yang sama juga terjadi padaku. Meskipun selalu bepergian bersama ibu, tapi beliau sering mempersiapkan bekalku. Karena aku masih kecil, bekalku jauh lebih sederhana dan menyesuaikan dengan kegiatannya.



Misal aku diajak ibu ke sebuah pertemuan yang agak lama, aku akan membawa susu, yogurt atau puding susu, roti dan makanan ringan manis. Untuk makanan manis ini, kami sekeluarga akan memakan produk yang sama, yang sudah dibeli ibu.

Misalkan saat membawa Oreo. Meskipun hanya beberapa keping saja, ibu akan tetap memasukkannya dalam bekal ayah. Meskipun ayah mengurangi gula, ibu akan selalu berdalih “Oreo kan bisa dimakan biskuitnya aja, gulanya jangan dimakan”.

Kalau untukku, aku akan selalu memakan gulanya terlebih dahulu dan menyisakan biskuitnya. Yes. Tentu saja ibu yang sering memakan kepingan biskuit coklatnya.


Oreo 110th Birthday Celebration, Ada Rasa Baru di Rumah Kami

Seperti yang aku bilang tadi, Oreo adalah salah satu camilan yang cukup sering singgah di rumah kami.

Ibu pernah mengenang, “dulu waktu masih SD, makan Oreo itu nunggu Mbak Nita dapat gaji dulu. Karena uang jajanku nggak cukup dan ibu nggak mau belikan ini. Pas aku kuliah, baru deh bisa beli pake uang jajan”.

Iya. Oreo ini memang salah satu camilan manis kesukaan ibu. Menurut ibu, rasa manisnya Oreo itu pas, tidak terlalu manis. Jadilah, kami juga ikut mencicip snack lawas legend yang satu ini.

Ah, apakah om dan tante tahu, jika Oreo ini adalah salah satu comfort food ibuku? Ya. Itu karena ibuku adalah picky eater! Tidak semua makanan beliau mau, bahkan mungkin sangat pemilih. Jadi, ketika belanja di swalayan, ibu akan lebih sering bilang “Oreo aja”.



Ketika ibu sudah “nyaman” dengan satu varian makanan, maka ibu tidak akan pernah bosan untuk memakannya kembali. Bahkan jika dihadapkan pada banyak pilihan, maka si comfort food ini adalah jawaban dan pilihan terbaiknya.

Seperti yang juga sudah aku bilang, kalau ibu adalah orang yang akan membawa bekal makanan saat bepergian. Kebetulan, bulan ini kami ada beberapa kegiatan, tentu saja ibu membawa bekal untuk kami.

Ibu belakangan ini sedang suka memanfaatkan barang bekas. Misal, kantong plastik bungkus minyak, akan dicuci dan digunakannya sebagai pot. Untuk kotak es krim, ibu akan menggunakannya sebagai tempat food preparation.

Menurut ibu, menjadi minimalis tidak harus dengan barang baru dan mewah. Namun memanfaatkan barang yang sudah ada dan tidak menambah barang, juga termasuk gaya hidup minimalis.



Seperti waktu lalu, ibu mengajakku ke taman kota yang bersebelahan dengan kantor Gubernur Jawa Tengah. Alasan ibu cuma satu, makan Oreo di taman yang sejuk dan sepi. Benar memang. Taman sepi, jadi aku bebas berlarian dan mencari jejak bersama kawanan semut.

Ibu sengaja membeli Oreo mini untukku. Ibu tau, ukuran camilan yang kecil ini lebih mudah ku makan. Selain itu, ibu juga sudah melirik gelas plastiknya, akan dipakai untuk menyemai sirih belanda, katanya.



Ibu memang punya banyak tanaman ini di rumah, dan hampir semuanya memanfaatkan gelas plastik bekas. Selain ibu suka ada tanaman di dalam rumah, ibu juga berusaha mengurangi sampah plastik.

Bagi ibu, family time adalah hal yang sangat penting. Hal random yang seringkali ibu lakukan adalah seperti mengajak sarapan di pinggir pantai, makan camilan di taman kota hingga duduk sore di pinggir kanal banjir.


Seru-seruan di Oreo 110th Birthday Celebration

Belakangan ini, ibu selalu membeli Oreo Birthday Cake Flavor. Om dan tante ada yang tahu tentang produk ini, nggak?

Kata ibu, ini adalah varian khusus yang diluncurkan Oreo untuk memperingati #HariUlangTahungOreo ke 110 produk tersebut. Wah, ternyata sudah satu abad lebih, ya.

Di kesempatan ini, Oreo punya rangkaian kegiatan yang cukup menarik, ya, om dan tante.
 
rangkaian acara ulang tahun oreo

Nah, untuk memeriahkan momentum ini, ada banyak hal yang diberikan oleh Oreo untuk semua om dan tante bersama orang-orang tersayang.

Pertama, ada Oreo Birthday Cake Flavor. Informasi menarik, ibu adalah orang yang suka beli kue ulang tahun! Jadi, menurut ibu, kue ulang tahun ini punya cita rasa yang khas. Itulah kenapa, ibu suka beli kue ini bahkan di hari-hari biasa.

Begitu Oreo meluncurkan produk ini, ibu adalah orang yang paling bahagia di rumah. Jadi tidak perlu beli kue, tapi cukup makan Oreo ini saja. Hal lain yang juga membahagiakan ibu adalah, adanya sprinkle di gulanya. Kata ibu “ih, cantik dek!”

Selain ada peluncuran Oreo Birthday Cake Flavor, ada juga AR (Augmented Reality) Instagram Filter, nih. Nah, om dan tante bisa coba filter ini dengan vibes ulang tahun. Karena sensasinya sangat mirip dengan meniup lilin di dunia nyata hihihi.

Karena ibu belum sukses mencoba, akhirnya kakak sepupu juga maju juga buat coba filter tersebut hahahaha. Jangan salah, ada 110 batang lilinnya, loh! Seru banget, lihat kakak sepupu harus tiup-tiup layar ponselnya :D

bittersweet by najla semarang

Ini yang paling menarik, ada kolaborasi Oreo dengan Food and Beverage. Salah satu F and B merchant yang kolaborasi dengan Oreo adalah Bittersweet by Najla Farid Bisyir.

Kebetulan ibu kemarin membeli Bittersweet x Oreo itu. Enak banget! Lumer. Karena ibu tahu aku suka dessert, jadi aku dapat bagian yang cukup banyak hahaha. Kebetulan di Semarang ada banyak cabang dan reseller, jadi cukup mudah untuk mendapatkannya.
 
bittersweet x oreo

Ini adalah kudapan manis yang ibu sajikan untuk kami hari ini. Aku sangat suka sekali dessert ini. Apalagi topping Oreo di tengah itu full satu biskuit. Aku ingin menghabiskan semuanya, tapi ibu bilang tidak boleh makan makanan manis terlalu banyak. Jadi, besok aku makan dessert ini lagi hohoho.

Ayah memanakn jauh lebih sedikit dari ibu, karena ayah sedang diet gula. Lalu ibu mengambil lebih sedikit dariku, karena ibu setelah itu akan makan nasi. Lalu aku, tentu saja mengambil bagian lebih banyak dari keduanya hahaha.

Isi botol kecil itu adalah biskuit Oreo yang sudah dihancurkan, bisa dijadikan topping tambahan, tapi aku lebih memilih memakannya secara terpisah. Maklum, sama seperti ibu, aku juga sangat suka makanan manis :D

Menurutku, dessert dari tante Najla ini memang cocok dimakan bersama-sama. Karena ukurannya cukup besar, dengan isian yang sangat penuh dan padat. Aku paling suka lapisan keju di atas, lumer sekali. Bahkan, awalnya aku bilang ini es krim hahaha, tapi ayah bilang ini adalah dessert dari Oreo.

Ibu bilang, jika kolaborasi Oreo dengan F n B ini, memberikan banyak keuntungan bagi kedua pihak. Terlebih, mengingat Oreo ini sangat bisa dikreasikan menjadi berbagai jenis olahan makanan dan minuman, sehingga sangat cocok jika lahirlah kolaborasi tersebut.

“Oreo berharap untuk senantiasa menjadi bagian tak terpisahkan di setiap keseruan momen ngemil dalam keluarga, sekaligus kami juga mengajak seluruh keluarga Indonesia untuk ikut merayakan rangkaian aktivitas #WishOreo110,” - Vega Gupta, Marketing Manager Oreo, Mondelez Indonesia
Dari semua momen family time bersama Oreo, aku sebagai anak menyadari jika keberadaan makanan di tengah kami adalah bumbu-bumbu kebahagiaan. Dari satu bungkus Oreo, kita bisa makan bersama dengan keluarga.

Dariku, Si Toddler di Oreo 110th Birthday Celebration

Sebagai seorang anak kecil, tentu aku akan lebih memilih makan kudapan manis seperti Oreo ini. Namun, karena ibu peduli denganku, maka beliau membatasi konsumsiku pada makanan-makanan manis.

Tidak masalah. Itu karena ibu sayang padaku. Dan sebagai rasa sayangku pada ibu, aku juga ingin Oreo di kesempatan yang akan datang memberikan kejutan-kejutan lagi untuk para ibu.


Oreo Cake Birthday Flavor ini sangat mengobati rindunya ibuku pada kue ulang tahun bakery. ‘Jika saat ini Oreo bisa memiliki inovasi secemerlang ini, besar harapanku juga pada momen-momen yang akan datang.

Oreo tidak hanya kudapan manis. Bagi kami, Oreo juga penyambung komunikasi dan pencair suasana. Semua bisa tertawa dan berbagai karena sebungkus Oreo.

Aku ingin, akan ada semakin banyak pilihan rasa yang dihadirkan untuk semua penikmatnya. Karena tidak menutup kemungkinan, dalam satu keluarga memiliki preferensi rasa yang berbeda.
Nimas Achsani
Parenting, pernikahan, finansial dan gaya hidup

Related Posts

7 komentar

  1. aku juga bawa bekal kalo ke kantor :D jadi hemat bangetttt

    BalasHapus
  2. Very useful and knowledgeable blog.

    BalasHapus
  3. Your writing is perfect and complete.

    BalasHapus
  4. Such an amazing and helpful post is this. i love it.

    BalasHapus
  5. So good to seek out any individual with some original thoughts on this subject.

    BalasHapus
  6. I'm putting this on my to do list. thank you
    먹튀검증

    BalasHapus

Posting Komentar